get viagra no prescription. minocycline on line.

LIGA ITALIA – Mario Balotelli mulai memikirkan masa depannya. Rupanya kembali ke Serie A yang sudah membesarkan namanya terlintas di kepala bomber bengal ini.

combien coute le levitra en pharmacie.
Akan berstatus free transfer saat musim 2017/2018 berakhir, Mario Balotelli tidak yakin ia layak dibanderol 100 juta Euro seperti yang Mino Raiola (agennya) katakan, namun Balotelli percaya masih punya kualitas layaknya pemain-pemain kelas dunia lain macam Neymar atau Antoine Griezman. Striker 27 tahun yang kini masih berkostum OGC Nice tersebut juga merasa klub-klub Serie A seperti AS Roma atau Inter Milan bersedia menampungnya.

ai???Aku tidak percaya ada satu pemain yang layak dihargai 100 juta Euro. Mino bilang jika mereka memang ada dan mungkin aku termasuk di dalamnya meski bukan kategori 10 besar terbaik dunia,ai??? papar Balotelli untuk La Gazzetta dello Sport.

ai???Aku bisa sejajar dengan Neymar, Antoine Griezmann, atau Paulo Dybala. Mereka tampak lebih karena menang lebih banyak. Contohnya saja Dybala yang sudah main di final Liga Champions dua kali sedangkan aku belum,ai???

ai???Adakah peluang gabung Napoli? Entahlah karena presidennya tidak menyukaiku. Inter punya peluang karena aku cinta klub dan fansnya. Untuk saat ini AC Milan bukan tujuanku karena aku dibuang dari sana dengan cara buruk dan juga tidak ada lagi Adriano Galliani. Aku akan senang bila bisa ke Roma karena mereka punya sistem, pemain, dan fans yang hebat,ai??? pungkas striker Italia berdarah Ghana tersebut.

Musim ini Balotelli tampil subur untuk Nice. Walau tidak mampu menerbangkan skuat Les Aiglons ke papan atas layaknya musim 2016/2017, namun Super Mario tetap bisa melesakkan 14 gol dari 19 kali kesempatan menjadi starter di Ligue 1. Jika ditambah kompetisi lain maka pemain yang pernah merumput bersama Liverpool dan Manchester City ini total telah mengantongi 22 gol plus satu assist.

Kini Balotelli ingin fokus mempertahankan performanya demi membuka kans memperkuat Italia di Piala Duia 2018. Tentu bukan hal gampang karena sejak 2014 silam Gli Azzurri enggan meliriknya sehingga caps senior pemain kelahiran Palermo, Italia, tersebut macet di angka 33. Padahal di Piala Eropa 2012 saat Italia menembus final ia menjadi andalan di lini depan.

Balotelli sempat mengungkapkan ke publik rasa kekesalannya tidak dipanggil pelatih Luigi Di Biaggio untuk menjalani pemusatan latihan timnas Italia pada Maret lalu. Ia yakin dirinya sekarang sudah lebih dewasa dan jauh dari sikap konyol.

 

[LIGA ITALIA]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here